Selasa, 08 Februari 2011

GEJALA-GEJALA KONASI
(KEHENDAK, HASRAT)
Suatu tenaga, suatu kekuatan yang mendorong manusia supaya bergerak dan berbuat sesuatu.
Berpusat pada kejasmanian hidup kejiwaan.

Ciri-ciri Hasrat, Kehendak atau Konasi.
Hasrat merupakan “motor” penggerak perbuatan dan kelakuan manausia.
Hasrat berhubungan erat dengan tujuan tertentu, yakni mencapai sesuatu yang dianggap berharga/berguna (positif) atau menghindari sesuatu yang dianggap tidah berharga/berguna (negatif).
Hasrat tidak dapat dipisahkan dengan pekerjaan jiwa yang lainnya (mengenal /kognisi dan perasaan/emosi).
Hasrat diarahkan kepada penyelenggaraan suatu tujuan, maka dalam hasrat terdapat bibit-bibit penjelmaan kegiatan.

KEHENDAK
Indrawiah
(tidak dipengaruhi oleh akal)

- Tropisme - Nafsu
- Refleks - Keinginan
- Instink - Kecenderungan
- Automatisme - Hawa nafsu
- Kebiasaan

Rohaniah
(dipengaruhi oleh akal)

Tropisme
Peristiwa yang menyebabkan timbulnya gerak suatu arah tertentu. Gejala tropisme terdapat pada barang-barang tingkat vegetatif (tumbuh-tumbuhan) dan animal (binatang).
Tropisme terjadi apabila mendapat perangsang (stimulus) dari luar, jadi tidak ada pendorong dari dalam untuk tujuan tertentu. Tropisme dapat dibedakan menurut jenis perangsangnya, yakni:
Foto-tropisme (foto = cahaya).
- Foto-tropisme positif - Foto-tropisme negatif
Helio-tropisme (helios = matahari).
- Helio-tropisme positif - Helio-tropisme negatif
Refleks ialah gerak-reaksi yang tidak disadari terhadap perangsang. Refleks merupakan gejala konasi yang rendah tingkatannya, maka refleks hanya boleh dikatakan gerak refleks, bukan perbuatan refleks.
Macam-macam refleks diantaranya :
Refleks bawaan
Refleks latihan
Refleks bersyarat
Tergantung pada perangsang alam, tetapi timbul karena rangsangan lain yang berasosiasi dengan rangsangan alam tersebut.

Instink yakni kemampuan berbuat tertentu yang dibawa sejak lahir yang tertuju pada pemuasan dorongan-dorongan nafsu dan dorongan-dorongan lain.
Macam-macam instink :
mempertahankan diri
mempertahankan jenis
mengembangkan diri

Otomatisme ialah gejala-gejala yang menimbulkan gerak-gerak yang terselenggara dengan sendirinya. Macam-macam otomatisme :
Otomatisme asli, gerak otomatis yang tidak digerakkan oleh gejala hasrat (misal: jantung, paru-paru).
Otomatis latihan, gerak yang berjalan secara otomatis karena seringnya gerak itu diulang (bersepeda, berjalan).
5) Kebiasaan ialah perbuatan yang pada mulanya dipengaruhi oleh kerja pikir, didahului oleh pertimbangan dan perencanaan hingga pada akhirnya berjalan dengan lancar dan seolah-olah berjalan dengan sendirinya.

Nafsu ialah dorongan yang terdapat pada tiap-tiap manusia dan memberi kekuatan bertindak untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan hidup tertentu.
Macam-macam nafsu:
Nafsu individual
Nafsu sosial

- Pertalian nafsu dengan instink
- Pertalian nafsu dengan perasaan
- Nafsu dan pendidikan

Keinginan ialah nafsu yang telah mempunyai arah tertentu dan tujuan tertentu disebut keinginan.
Kecendrungan (tendency) ialah keinginan-keinginan yang sering muncul atau timbul yang dapat menimbulkan dasar kegemaran terhadap sesuatu.
Kecenderungan vital
Kecenderungan Perseorangan
Kecenderungan abstrak
9) Hawa Nafsu ialah kecenderungan atau keinginan yang sangat kuat dan mendesak yang sedikit banyak mempengaruhi jiwa seseorang sehingga hanya satu keinginan saja yang berkuasa dan bergerak dalam kesadaran.

KEMAUAN
Dorongan dari dalam yang sadar, berdasar pertimbangan pikir dan perasaan, serta seluruh pribadi seseorang yang menimbulkan kegiatan yang terarah pada tercapainya tujuan tertentu yang berhubungan dengan kebutuhan hidup pribadinya.

Proses Kemauan menurut Meuman:
Adanya motif (alasan)
- motif yang bersifat vital (kebutuhan organis)
- motif yang bersifat rohaniah (manusia dengan lingkungan)
Saat mempertimbangkan motif-motif
Saat memilih
Memutuskan
Melaksanakan keputusan kemauan

Hal-hal yang Mempengaruhi Kemauan :
Keadaan Fisik
Keadaan Materi (bahan-bahan, syarat-syarat, alat-alat)
Keadaan Psikis (jiwa, mental)
Keadaan Milieu (lingkungan)
Kata Hati
Teori tentang Kebebasan Kemauan :
Teori Determinisme (determine = menentukan)
kebebasan manusia tidak mungkin ada, semua kejadian termasuk kemauan manusia sudah tertentu, dan terjadinya berdasarkan sebab akibat
semua peristiwa di dunia berlaku menurut rumus-rumus yang telah ada, kalua demikian arti kehendak manusia tidak bedanya dengan pesawat.
manusia terbatas dalam menentukan kebebasan kemauan, dibatasi oleh dasar pembawaan maupun oleh keadaan.
tentang pendidikan: pendidikan adalah sesuatu yang tidak mungkin, paling tinggi orang hanya memberi latihan-latihan kepada anak untuk menghindari perbuatan yang tidak baik
Teori In-determinisme
manusia tidak dapat disamakan dengan pesawat
manusia tidak hidup berdasarkan hukum kausalitas tetapi bebas dari kemauannya
pengaruh hukum kausalitas memang ada dalam perbuatan manusia, tetapi bagaimana pun juga manusia bebas merdeka dalam mengambil keputusan kemauan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar